Ciri keputihan pada masa hamil

keputihan saat hamil

Kondisi hamil bisa mempengaruhi fisik wanita dalam berbagai hal. Salah satunya, persoalan keputihan yang berlebih. Ibu hamil mengalami keputihan yang berlebih sebagai konsep pertahanan diri dari bakter penyebab infeksi.

Meski begitu, keputihan saat hamil bisa menjadi prakiraan tentang kesahatan kita, entah itu dalam kondisi buruk entah kondisi baik. Hal ini senada dengan lansiran, lifestyle.okezone.com, tentang empat tanda keputihan yang harus kita waspadai.

Pertama, cairan putih  tidak berbau

Kondisi semacam ini biasa ibu hamil alami karena hormone dalam tubuh sedang mengalami perubahan. Bila mengalami keputihan ini, kita tidak perlu panik karena ini merupakan pelumas organ intim. Dengan adanya cairan putih ini, vagina lepas dari kekeringan yang memberikan sensasi gatal dan panas.

Kedua, carian putih keabu-abuan

Kondisi ini menandakan ada pergeseran sekresi hormon. Pada kondisi ini, jumlah bakteri pada daerah sensitif meningkat dan bisa mengganggu keseimbangan bakteri baik. Hal ini bisa menyebabkan infeksi, vaginosis bakteri.

Ciri mudahnya, ada cairan tipis keabu-abuan di sekitar vagina. Ada pula rasa sakit serta gatal saat buang air kecil. Segera periksakan diri ke dokter karena berakibat fatal ketika infeksi merambat ke dalam saluran kelahiran dan rumah janin.

Ketiga, cairan putih kekuningan

Peningkatan hormone estrogen dan progesterone dalam tubuh membuat vagina menjadi rumah yang nyaman bagi tumbuh kembang jamur. Bakteri ragi yang disebut juga Candida bisa hadir secara alami dan menghasilkan cairan putih kekuningan pada vagina.

Infeksi ini pun setingkat lebih parah dari keputihan sebelumnya. Pasalnya, keputihan ini menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan pada vagina, kemerahan dan pembengkakan di sekitar labia, juga sensasi panas saat buang air kecil. Terlebih lagi, rasa sakit pun bertambah saat melakukan hubungan intim.

Keempat, Keputihan berbusa kuning kehijauan dan berbau busuk

Kondisi keputihan semacam ini perlu penanganan lebih lanjut dari dokter. Umumnya, parasit Trichomonas vaginalis sudah bersarang. Parahnya, kondisi ini akibat penularan secara seksual dan bersifat menetap. Namun, kondisi ini bisa sembih dan sangat umum ibu hamil alami.

Informasi Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>